Semenjak perpindahan tempat tinggal ke Tangerang ada banyak hal yang mau di coba salah satunya berburu kuliner. Sempat nanya sama suami apa sih yang paling khas di Tangerang, eh doi sendiri malah bingung untuk menjawabnya. Wah gimana nih katanya orang Tangerang. Hmm…

Bisa saya pastikan juga gak semua warga Tangerang akan benar-benar mengetahui kuliner khas daerahnya, sama seperti halnya ketika saya ditanya kulineran khas kota Jakarta. hueheheh…

Senangnya tanggal 10 – 11 November 2018 kemarin bersama dengan teman blogger, vlogger, media dan genpi kami mengikuti acara Family Trip Kota Tangerang yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang. Berburu kuliner khas Tangerang masuk list kegiatan kami kali ini.

laksa tangerang enak

 

Berburu Kuliner di Pasar Lama Tangerang

Sebelum berangkat ke Pasar Lama, Tangerang kami semua di bagi beberapa kelompok yang dimana masing-masing orang mendapatkan uang 50ribu. Dalam jangka waktu kurang lebih 1 jam, kami harus membelanjakan makanan dengan uang tersebut sekaligus mem-video-kannya. Karena setiap kelompok nantinya akan menyerahkan 1 video kuliner di Pasar Lama Tangerang kepada Panitia, tentunya akan ada pemenang yang akan mendapatkan hadiah.

pasar lama tangerang

Pada hari sabtu malam kawasan Pasar Lama, Tangerang ramai sekali, banyak sekali jejeran kuliner malam “street food” disana, mulai dari yang menjual makanan khas nusantara seperti sate, bubur ayam, bebek madura, serabi hijau, ayam geprek dll hingga makanan dan minuman kekinian.

Saya menempati kelompok hijau yang beranggotakan Utami, Linda, Bu Eni dan Fahmi. Masing-masing dari kami lalu berpencar dan kembali di depan gapura Pasar Lama, Tangerang. Mau tau pilihan makanan yang kami pilih?

bungkus nasi kebuli

 

Nasi Kebuli H.Eli

Nasi Kebuli H. Eli ini ternyata memang sudah cukup terkenal di Pasar Lama, Tangerang. Warungnya berupa gerobak dengan nuansa hijau bertuliskan nasi kebuli dan roti cane H. Eli. Saya memesan Nasi Kebuli dengan topping ayam seharga 25ribu rupiah. Selain ayam kamu dapat memilih topping daging kambing.

Soal rasa cukup enak namun kurang gurih dan berasa rempahnya di lidah saya. Tapi, ketika kamu mulai makan potongan ayamnya, bumbunya mulai terasa. Seharusnya didalam nasi kebuli ada buah kismis ya, sayangnya saya tidak menemukannya. Buat yang gak suka pedas tenang aja rasanya gak pedas kok, sambal disajikan dalam keadaan terpisah. Presentasinya sendiri selain potongan ayam berbumbu rempah terdapat kacang dan bawang goreng.

Bisa nih dijadikan pilihan untuk makan malam.

nasi kebuli h.eli

 

Sate Telur Puyuh

Saking banyaknya jenis makanan dan cemilan yang ada di Pasar Lama, Tangerang membuat saya bingung harus beli yang mana, rasanya mau borong aja semuanya. Karena butuh camilan pendamping jadilah saya mampir kesalah satu kedai yang menjual telur puyuh.

Telur puyuh yang dimasak diatas cetakan bulat mirip dengan loyang takoyaki lalu ditusukkan dengan tusukan sate, dinikmati bersama dengan saus sambal, mayonase dan serpihan rumput laut. Rasanya sih yaaa mirip rasa telur hahaha.. enak-enak aja maksudnya. Satu tusuk dihargai 6ribu rupiah.

sate telur puyuh

harga sate telur

sate telur puyuh pasar lama

 

Es Khas Kalimantan Barat

Sebagai pelepas dahaga saya memilih berhenti di Es Khas Kalimantan Barat yang menyajikan aneka minuman seperti sari kacang hijau dan sari kacang kedelai harganya setiap cup cukup 8ribu rupiah saja.

Sayangnya buat saya sari kacang hijaunya manis banget, jadinya rasa sari kacang hijau sedikit tenggelam dengan cairan gula putih tersebut. Mungkin lain kali minta less sugar saja ya.

es kalimantan

es kacang hijau

Hasil berburu Utami, Bu Eni dan juga Linda gak kalah menariknya loh, ada roti kukus rasa pandan yang diberi topping susu kental manis dan juga remahan oreo selain itu juga ada Nasi Goreng abang-abang. Kamu juga bisa mencoba kuliner legendaris yang ada di Pasar Lama, Tangerang salah satunya yaitu Sate H.Ishak, sebenernya ingin sekali untuk mencicipinya tapi sayang antri banget sedangkan saya sedang diburu waktu, biar gak ketinggalan bus lagi hihihi.

sate h.ishak tangerang

roti kukus pasar lama

Kalau tau di Pasar Lama, Tangerang serame ini setiap pulang kerja aja aku mampir untuk kulineran hihihi. Tapi, menurut temanku Yesi, semua pedagang makanan berkumpul paling banyak dihari sabtu malam. Sayangnya, banyak kendaraan yang bebas lewat ditengah Pasar Lama, Tangerang. Jadilah sepanjang jalan macet tak berkesudahan. Duh kenapa gak ditutup aja ya akses jalanannya, khusus dijadikan kulineran saja tidak perlu ada kendaraan yang lalu lalang disekitar.

sate ayam h.ishak

 

Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Kuliner yang satu ini bisa disebut kuliner khas kota Tangerang. Salah satu tempat yang paling pas untuk menikmati Laksa Tangerang adalah di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang, lokasinya berada di depan LP wanita Jalan Muhammad Yamin, Kelurahan Babakan, Tangerang.

kawasan kuliner laksa tangerang

Kabarnya Laksa Tangerang konon merupakan hidangan peranakan Tiong Hoa. Satu piring pesanan saya, berisikan bihun yang terbuat dari tepung beras lalu disiram dengan kuah santan kuning dengan campuran kacang hijau didalamnya dan ada kentang. Toppingnya bisa kamu pilih antara ayam kampung bakar dan telur, lalu ditaburi dengan irisan daun kucai.

laksa tangerang

kawasan kuliner laksa

Rasanya gurih dan manis menjadi satu, ada sensasi bakar dari ayamnya. Oiya ayamnya itu lembut, gurih dan empuk sekali. Kalau mau pedas, ada sambal yang tersedia di meja. Mantap.

kuliner laksa

 

Kue Rangi

Meski langit sedikit tak bersahabat karena mulai hujan mulai datang, masih disekitar Kawasan Kuliner Laksa Tangerang saya menemukan penjual kue rangi, langsung deh dibeli, secara penjual kue rangi sudah mulai jarang ditemui.

kue rangi

Senangnya kue rangi seharga 8ribu/baris ini enak banget, cairan gulanya itu pas dan rasanya juga tidak hambar, terasa sekali rasa gula merahnya. Pernah saya menemukan saus gula merahnya itu memiliki tekstur kental karena dicampurkan sagu atau tepung kanji dan memiliki rasa hambar dan cenderung pahit.

Kalau kesana jangan lupa beli kue rangi ini ya, yang jual abang pikulan. Kayaknya sih dia setiap hari mangkal disana.

kue rangi enak

Berhubung tidak mempunyai waktu banyak untuk berwisata kuliner, suatu saat saya akan mulai menjelajahi kuliner khas kota Tangerang. Buat kamu yang punya rekomendasi kuliner Tangerang boleh donk share dengan saya di kolom komen bawah ini.

 

Terimakasih!

4 thoughts on “Berburu Kuliner Khas Kota Tangerang”

  1. Astagaaa apa salah dan dosaku buka postingan ini penuh makanan?? Tanggung jawab! haha

    Nasi kebulinya bikin ngiler nih Winda. Huhu…pas jam makan pula. Lapar maksimal jadinya.

    Btw Tangerang ternyata punya daftar makanan yang kudu dicoba nih ya. Jadi pingin kulineran lagi deh.

  2. Suami yang juga lahir dan besar di Tangerang gak pernah ngajak ke tempat-tempat di atas. Hihihi. Next kalau ke Tangerang minta diajak ke Kuliner Laksa sekalian jajan Kue Rangi aaah 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *