Tidak hanya menyediakan berbagai
fasilitas yang lengkap akan tetapi juga menyajikan beraneka masakan khas Indonesia. Salah satunya Bianco Restauran yang menyajikan citarasa kuliner tangerang. Kesan pertama yang selalu membuat saya ingin selalu
kembali kesana.
 Masih ingat kan tulisan saya
mengenai Menghabiskan
Akhir Pekan di Atria Hotel Gading Serpong
, tidak hanya dimanjakan dengan
kenyamanan fasilitas dan pelayanan yang memuaskan serta suasana yang mewah akan tetapi juga mencicipi berbagai
menu khas Nusantara yang enak-enak banget.
Salah satunya adalah menikmati sajian citarasa kuliner Tangerang
rekomendasi dari Pak Bondan Winarno. Mengingat kuliner khas nusantara
belakangan ini agak sulit ditemukan. Atria Hotel dan Atria Residence sadar
betul untuk kembali mengangkat kuliner khas Nusantara agar tidak padam.

Kuliner Tangerang diwarnai oleh masakan peranakan, itu disebabkan
karena sebagian besar penduduknya adalah keturunan Tionghoa. Bukan hanya itu
ada juga beberapa masakan dari tanah Betawi. 
Bahkan berkali-kali Chef Gatot dan Pak Bondan Winarno melakukan
survey ke berbagai tempat di Tangerang khususnya di Cisadane untuk mendapatkan
rasa masakan yang otentik untuk disajikan di Hotel Berbintang sebagai menu
andalan agar tidak melulu dikuasai oleh masakan barat.
Berikut beberapa menu makanan special khas Nusantara yang wajib di
coba.


Menyajikan Citarasa Kuliner Tangerang

Bubur Ayam Benteng
Walau nasi sudah menjadi bubur maka terdapat suiran daging ayam,
kucai, kacang goreng, bawang goreng, irisan daun bawang dan kerupuk. Tidak lupa
juga dilengkapi dengan sate telur puyuh, ati/ampela dan usus. 
Bubur nasinya sendiri sudah gurih jadi, sesuai selera pada bubur
juga bisa ditambahkan dengan sambal, kecap manis maupun kecap asin.
Ditengah-tengah acara, kami bahkan sempat ditantang untuk menghias Bubur Ayam
Benteng ini semenarik mungkin. 
Meski tidak keluar menjadi pemenang setidaknya ini pertama kalinya
saya serius menata sendiri topping bubur ayam. Walau ketika dimakan memang
lebih suka dibiarkan seperti itu tanpa harus diaduk baru dinikmati.
Asinan Sayur
Asinan erat sekali dengan kuliner khas Betawi. Selain buah-buahan
asinan juga bisa berupa aneka sayuran. Berbagai macam isian seperti kacang
goreng, tauge, irisan wortel, kol, lokio, sawi asin, timun, tahu goreng dan kentang
rebus. Serta kerupuk kuning yang melegenda. Disiram oleh kuah asam dari cuka
dan kuah gula, bisa juga ditambah dengan sambal kacang. 
di Bianco Restaurant selain bisa meracik sendiri asinan sayur
sesuka hati. Bahkan yang saya paling suka adalah kerupuk kuning dengan siraman
kuah gula. Dimakan polos begitu saja membuat diri ini seketika terbang ke
memori masa kecil dulu.
Ketupat Sayur
Ketupat Sayur masih sering saya temukan sebagai sajian pembuka
hari alias sarapan di berbagai tempat termasuk ramai di jajakan di pinggir
jalan. Kali ini Atria Hotel dan Atria Residence membuat Ketupat Sayur menjadi
salah satu menu eksklusif.
Isinya pun komplit dan pasti sangat menggoda. Potongan ketupat,
telur rebus, tahu, dan ayam kampung dengan bumbu opor, serta sayur labu dengan
santan kuning. Kuahnya kental dan gurih bahkan daging ayamnya empuk banget.
Enak..!

Laksa Benteng
Berisikan bihun, ketupat, telur rebus, kentang rebus, tahu, tauge,
kemangi dan kucai. Kuahnya yang kental berwarna kuning ke-emasan membuat siapa
saja yang mencoba pasti jatuh cinta. Menu Favourite saya..!
Nasi Ulam
Nasinya yang legit dan rasanya yang khas karena berbagai macam
rempah yang dijadikan satu didalamnya termasuk daun pegagan. Nasi ulam kali ini
berisikan irisan telur dadar, semur kentang, dendeng daging sapi, irisan mentimun
dan sambal. 
Ikan Ceng Cuan
Melihat dari namanya menu kali ini memang merupakan hasil dari
menu peranakan. Pada umumnya memakai ikan samge (ikan barakuda) rasanya pun
dominan dengan tauco dan kecap manis. Perpaduan yang unik. Karena saya sendiri
baru kali ini lagi makan dengan bahan campuran tauco. hmm nyammy….
Selain menu-menu tersebut diatas ada juga menu Maknyus Platter 1 dan 2 yang tidak kalah nikmatnya, yang juga merupakan menu rekomendasi dari
Pak Bondan Winarno.
Makyus Platter 1
Menu yang berisikan Nasi Putih, Ayam Lado Mudo, Gurame Pucung,
Gulai Cubadak dan Perkedel Jagung.
Maknyus Platter 2
Menu special selanjutnya yang berisikan Nasi Merah, Ubi Tumbuk,
Gurame Pesmol, Daging Kalio dan Perkedel Jagung.
Bir Pletok
Minuman yang satu ini merupakan khas Betawi. Rasanya unik. Walau
dengan nama Bir akan tetapi tidak memabukkan justru membuat yang minum menjadi
terasa hangat dan sehat karena dengan berbagai macam campuran rempah-rempah.
Minuman yang hadir sejak jaman belanda tersebut juga dapat
dinikmati disini. Warnanya yang merah-kekuningan tersebut rasanya agak sedikit
pedas di lidah saya namun membuat nagih. Lebih suka dinikmati dalam keadaan
dingin.
Semua menu-menu tersebut dapat dinikmati di semua oulet, Bianco
Restaurant, Mezzanine Restaurant bahkan bisa juga Room Service. Beroperasi mulai
dari jam 11.00 hingga 22.00 wib. Harga setiap menu juga sangat terjangkau mulai
dari 50.000/porsi dan Maknyus Platter seharga 125.000/porsi.
Bianco Restauran Menyajikan Citarasa Kuliner Tangerang yang cukup beragam serta memiliki rasa yang otentik. Selain itu mengenalkan lebih banyak sajian khas nusantara kepada para generasi baru, agar kuliner Indonesia tidak tenggelam begitu saja.
Makin penasaran dengan rasanya?
Yuk Cobain ^_^

Atria Residence Gading Serpong 
CBD Gading Serpong Kav.5
Jl.Boulevard Gading Serpong
Tangerang 15810 – Banten
Telp.(+62 21) 2921 5999
Fax. (+62 21) 2921 6999


http://www.atriaresidencesserpong.com/
Instagram : @atriaserpong | @Paradorhotels

6 thoughts on “Bianco Restauran Menyajikan Citarasa Kuliner Tangerang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *