Dalam keadaan seperti pandemic saat ini membuat kita harus pintar dalam segala hal. Mulai dari pintar mengelola keuangan, pintar lihat peluang hingga pintar jaga kondisi tubuh agar gak gampang sakit. Soalnya virus yang kita hadapi sekarang itu ngeri-ngeri sedap.

Terhitung hampir 7 bulan lamanya kita dituntut untuk terbiasa mengikuti pola aktifitas “New Normal”, gak sedikit banyak yang menjadi dilema. Sekolah dirumah dan pekerja yang biasa dikantor-pun dikerjakan dirumah. Otomatis pekerjaan ibu juga makin banyak dan harus lebih waspada serta waras.

Mau keluar untuk sekedar bersapa dengan para teman dan kerabat aja jadi takut, mau belaja di pasar berjubel-jubel sama yang lainnya malah bikin ngeri, mau cuci mata ke Mall aja malah jadi awkward karena banyak yang tutup dan ambience-nya mulai beda.

aeon mall bsd
Kangen jalan-jalan kaya gini gak sih

Alhasil setiap keluarga dirumah punya protocol kesehatannya sendiri masing-masing. Mulai dari menjaga asupan makanan, lebih banyak aktifitas fisik seperti olahraga, minum vitamin, selalu memakai masker dan membawa new normal kit dll.

Sayangnya selama dirumah aja malah nafsu untuk ngemil semakin menjadi-jadi. Mulai dari bikin sendiri hingga stok cemilan berupa kue kering, wafer, chiki dll mendadak meningkat jumlahnya. Apalagi buat yang sudah mempunyai anak, cemilan menjadi salah satu makanan yang harus sedia dirumah.

tanggal kemasan produk
dirumah aja deh ngemil sama anak

Tapi, sadar gak sih kalau banyak cemilan yang menarik mata dengan warnanya yang menggoda tetapi menggunakan bahan dan pewarna makanan yang tidak alami yang diam-diam bisa bikin bahaya.

cara cek cemilan
Bikin pengen ngemil gak?

Meski menarik, ada bahaya mengintai

Makanan berwarna-warni itu memang menarik sekali, buat aku yang suka dengan keindahan dari sebuah makanan tentunya bikin hati riang dan ingin segera memakannya. Sayangnya suka gak pikir Panjang untuk menelaah lebih jauh darimana warna tersebut diperoleh padahal dibalik keindahannya ada bahaya mengintai.

Seperti yang telah dilakukan oleh para peneliti dari University of Southampton “Ditemukan bahwa pewarna makanan buatan dapat menyebabkan peningkatan hiperaktif pada anak-anak serta berpotensi mengganggu system kekebalan tubuh”

Selain itu bukti studi yang dilakukan oleh University of Southampton menyatakan bahwa pewarna buatan atau pengawet natrium benzoat (atau keduanya) dalam makanan menyebabkan peningkatan hiperaktif pada usia 3 tahun dan usia 8 atau 9 tahun pada populasi umum.

Mengetahui pentingnya kandungan komposisi pada makanan yang akan kita konsumsi itu penting, apalagi untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan serta bisa juga untuk para perempuan menikah yang sedang dalam program hamil.

nabati raspberry pewarna alami

Efeknya terkadang memang tidak langsung nyata terasa akan tetapi bahaya tersebut menumpuk dalam tubuh dan menjadi penyakit besar kemudian hari. Duh semoga saja tidak terjadi.

Sebelumnya aku pernah merasakan langsung efek dari makanan yang menggunakan pewarna tidak alami. Jajanan pinggir jalan itu memang menarik hati, bikin langsung ngiler sama aromanya serta harganya juga yang terbilang murah.

Jadi, waktu itu aku jajan tahu bulat yang disiram dengan bumbu tabur berwarna oranye yang rasanya asin, sedikit manis, pedas dan gurih banget. Kebayang gak sih saat itu tahu bulat yang digoreng dadakan lagi hits banget, denger nyanyiannya aja udah bikin aku nelen ludah.

Beli deh, tahu bulat sebesar sepuluh ribu tentunya dengan bumbu tabur andalannya. Tahu-nya masih panas dan mengepul, liurku seakan tidak sabar menunggu. Enak sih, nikmat banget malahan. Sayangnya nikmat jajan sembarangan tersebut langsung dibayar tunai.

Esok harinya tenggorokkan-ku sakit banget, radang parah hingga kurang lebih seminggu dan perlahan suaraku mulai parau dan menghilang. Jadi, puasa dulu deh ngomongnya. Sejak saat itu jadi lebih berhati-hati kalau jajan, terutama jajanan pinggir jalan.

Biar kamu gak kejadian kaya aku, nih aku kasih tau gimana caranya cek cemilan tanpa worry.

cek ah cemilanku aman gak
Cek ah cemilanku aman gak ya?

Cek Cemilan Tanpa Worry dengan Pewarna Alami

1. Rajin baca komposisi dalam kemasan

Jujur deh, seberapa sering kamu untuk membaca komposisi dalam kemasan suatu produk? Sedikit repot melihat kecilnya tulisan dalam kemasan itu merupakan awal yang baik dan membuat kita teliti dan bertanggung jawab pada tubuh kita.

Biasanya yang aku lakukan dan selalu ku sorot dalam melihat komposisi suatu produk kemasan yaitu pewarna makanan (apakah dengan pewarna alami atau sintetis), gula, pengawet dan peringatan pada kemasan.

Aku pernah gak sadar meminum kemasan yang terdapat peringatan tidak untuk anak dibawah lima tahun dan ibu hamil. Padahal minuman yang aku konsumsi tersebut adalah minuman yogurt, dimana aku berpikir kalau yogurt udah pasti sehat dan baik untuk ibu hami, ternyata enggak juga.

deskripsi produk
Biasanya komposisi ada di balik kemasan produk

2. Ingat 6 pewarna sintetis berikut

Hasil dari studi Southampton yang diterbitkan tahun 2007, menyebabkan Uni Eropa mengeluarkan undang-undang pada tahun 2010 yang mewajibkan makanan dan minuman untuk mencantumkan label peringatan jika mengandung salah satu dari enam pewarna sintetis berikut: tartrazine, quinoline yellow, carsmosine, sunset yellow, ponceau 4R dan allura red.

3. Ada banyak sumber pewarna alami

Ada banyak kok makanan atau cemilan yang dibuat dengan pewarna alami yang aman untuk dikonsumsi. Biasanya sumber pewarna alami tersebut didapat dari tanaman berupa sayuran dan buah-buahan seperti bayam, wortel, bit merah, ubi jalar, spirulina, raspberry, strawberry dan lain-lain.

Seperti halnya cemilan favourit aku Nabati Vitakrim varian yogurt raspberry yang dibuat dari yogurt dan buah raspberry asli sehingga rasa yang dinikmati memang beneran real buah. Warna ungunya yang eye catching banget, manis dan menggemaskan bikin pengen langsup HAP. Rasanya juga manis dan segar cocok untuk teman ngeteh, ngopi atau bahkan sambal nonton drama korea kesayangan. Kalau sudah begini ngemil jadi gak khawatir lagi.

wafer pewarna alami makanan
Wafer dengan pewarna alami makanan, insya allah aman

4. Jajan Pinggir Jalan Boleh, Asal…

Lalu bagaimana kalau mau jajan pinggir jalan tapi gak bisa lihat komposisinya. Street food gak selamanya jorok dan jelek kok. Kebetulan pengalaman yang aku dapat ada yang apes aja, tapi aku sering juga kok jajan pinggir jalan.

Caranya kamu bisa lihat tempat mereka jualan. Apakah tempatnya bersih, terlihat menggunakan bahan yang mencurigakan atau tidak serta banyaknya pelanggan tetap yang datang. Tapi, aku yakin sih kalau tempatnya bersih serta terdapat open kitchen dan diperbolehkan kita bertanya akan komposisi soal makanan yang dijual disana seperti apakah menggunakan pewarna makanan yang alami, Insha Allah aman ya.

roti papa john

5. Tanggal Pada Kemasan

Hayo siapa yang suka ambil makanan dan minuman kemasan tapi tidak mengecek tanggalnya? Selain komposisi tanggal juga penting terutama tanggal expired produk tersebut. Meskipun, ada yang bilang bahwa jika suatu produk melewati tanggal expired masih tetap bisa dikonsumsi satu sampai tiga bulan dari tanggal expired, dengan catatan produk tersebut masih dalam keadaan baik.

Tanggal pembuatan dan tanggal expired dicetak pada kemasan produk digunakan sebagai penanda bahwa produk tersebut enak, aman dan baik dinikmati pada tanggal yang tertera, jika dikonsumsi lewat dari tanggal kemungkinan kualitas produk akan menurun. Selain itu jika sudah lebih teliti soal tanggal tentunya juga perhatikan soal penyimpanan produknya.

tanggal kemasan produk
090221 itu merupakan tanggal kadaluarsa pada kemasan

Semoga tips cara cek cemilan tanpa worry dengan pewarna alami ini dapat menyadarkan serta membuat teman-teman yang suka ngemil dan makan lebih aware, bijaksana dan bertanggung jawab dalam mengkonsumsi setiap makanan atau minuman

Semata-mata ini bertujuan untuk mengingatkan agar kita dapat lebih menjaga diri terutama pada kondisi pandemi seperti saat ini.

Selamat ngemil tanpa worry ya!

2 thoughts on “Cara Cek Cemilan Tanpa Worry Dengan Pewarna Alami”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *