Ini adalah pengalaman pertama saya masuk ke dapur Aerofood ACS yang merupakan salah satu dapur tersibuk dan terbaik di Indonesia. “Dapur ini beroperasional 24 Jam, selama 7 hari” kata salah satu staff Aerofood ACS yang mendampingi saya selama tour di dapur Aerofood ACS. Wow ini kesempatan luar biasa bagi saya bisa lihat dapur Aerofood ACS.

 

Persiapan Sebelum Masuk Dapur Aerofood ACS

Seperti yang sudah saya ceritakan ditulisan saya sebelumnya, Aerofood ACS sangat menjaga kualitas dari makanannya yang disajikan. Mulai dari nilai gizi, kesegaran makanan, dan kebersihan makanan serta lingkungan.

Stop!! Baca dulu dong tulisan yang ini biar nyambung ceritanya: 

44 Tahun Aerofood ACS Berkarya Menyajikan Masakan Berkualitas

Cek Suhu Badan

Sebelum saya membedah (ciee membedah) isi dapur Aerofood ACS, saya dibriefing tentang tata tertib saat kitchen tour nanti. Satu persatu dari kami (para blogger) dicek suhu badannya menggunakan thermo meter yang di tempelkan ke dahi. Ini tahap penting karena jika suhu badannya diatas rata-rata normal berarti kondisi badannya lagi ngga fit. Dan kalo ngga fit ya ngga diperkenankan masuk dapur, karena nanti dikhawatirkan bisa membawa efek ke makanan yang akan disajikan.

Lagian kalo ngga fit ya istirahat, bukan ikut tur, yang ada malah pingsan di dalem. “ah lebayy” Eh, tapi beneran emang dapur Aerofood ACS itu gede banget lho, ya kira-kira 100x dapur rumah kamu lah. Asli gede banget. Serius.

Saya dan teman-teman blogger lain diharuskan mengisi form yang berisi tata tertib dan pernyataan bahwa kami sehat wal afiat. Jasmani serta rohanii.. Laanjuuutt

Pemeriksaan suhu badan sebelum memasuki dapur aerofood ACS
Pemeriksaan Suhu Badan

Perlengkapan

Selesai pengecekan suhu badan, saya diberikan cap (penutup rambut), masker, dan jas lab untuk melapisi pakaian saya. Ini adalah standar prosedur saat kita akan memasuki ruangan atau lokasi yang terjaga higenitasnya. Dimanapun juga kaya gitu.

Persiapan tour dapur Aerofood ACS

Oia satu lagi, penggunaan kamera sangat di larang untuk spot-spot tertentu ya. Yah namanya juga dapur, makanya ada istilah “rahasia dapur.” Jadi maaf ya kalo ngga banyak foto-foto yang bisa dikasih lihat.

 

Memasuki Dapur Aerofood ACS

Cuci Tangan Sebelum Masuk Dapur Aerofood ACS
Cuci Tangan Sebelum Masuk Dapur Aerofood ACS

Sebelum memasuki dapur Aerofood ACS, ada tata krama yang harus dipatuhi seperti mencuci kedua tangan pakai sabun salah satunya. Setelah itu saya melewati ruang vacuum atau apalah namanya, fungsinya biar untuk membersihkan debu-debu atau Foreign material yang menempel pada tubuh kita.

Kitchen Aerofood ACS
Ruang Vacuum

Setelah bersih dan dinyatakan steril oleh Bapak security, saya memasuki sebuah ruangan yang besar dan penuh dengan buah-buahan, sayur-sayuran dan berbagai raw material (bahan mentah) lainnya.

Penerimaan Barang

Jadi teman-teman, semua raw material yang dikirim dari vendor seperti buah-buahan, sayuran, daging masuk ke area ini dulu untuk dilakukan pengecekan dan penimbangan (bagian dari receiving). Setelah itu dimasukan ke sebuah keranjang untuk dikirim ke bagian pencucian.

Kitchen Tour Aerofood ACS
Staff Aerofood ACS menerangkan tentang proses penerimaan barang dari vendor

Nah karena concern utama dari dapur Aerofood ACS ini adalah food safety, raw material yang barusan diterima itu akan dicek di laboraturium mikrobiologi. Jika tidak ada mikroba, bakteri, kotoran, dan semua pengecekan dinyatakan “aman”, raw material tersebut akan dilanjutkan ke proses pencucian.

 

Proses Pencucian

Di area pencucian saya tidak diizinkan memasuki area tersebut karena area itu adalah area red zone yang boleh masuk cuma petugas khusus dapur Aerofood ACS. Jadi saya cuma melihat dari luar. But it’s okay, karena masih bisa kelihatan proses pencuciannya.

Jadi setelah dilakukan pengecekan, bahan-bahan tersebut langsung dicuci bersih menggunakan air. Setelah bersih, raw material tersebut dikeringkan dan disimpan di storage dengan suhu yang disesuaikan.

 

Produksi

Pastry and Bakery

Ruangan terfavorit yang saya masuki adalah area pastry bakery. Terpapar rapih di meja sandwich, croissant, cokelat praline, black forest, dan aneka kue lainnya. Dan itu, banyak, beneran banyak banget. aahh hampir saya kalap. Bawaannya mau ngebungkusin kalo liat makanan banyak. Karena setiap harinya dapur Aerofood ACS di unit Cengkareng ini memproduksi 35000-40000 perhari dan dipeak season bisa sampai 50000 perhari. Catat, PERHARI sodara-sodara!! Dan semuanya itu mereka bikin sendiri ya, bukan kiriman dari vendor. Amazing.

First Class Kitchen

Ada area lainnya seperti Japanese dishing, butchery, dan kitchen first class. Kitchen first class ini perlakuannya agak berbeda. Kitchen ini memiliki lokasi tersendiri, ditangani oleh para cheff dari mancanegara, dan raw materialnya pun berbeda. Wajarlah ya soalnya makanannya buat tamu VVIP dan pesawat kepresidenan gaess.

Kitchen Tour Aerofood ACS
First Class Meal

Hot Kitchen

Dan yang paling keren adalah, Dapur Aerofood ACS memiliki beragam jenis dapur mancanegara gaess. Beneran ini keren. Japanese food dimasak di Japanese kitchen, Western food dimasak di Western kitchen, Chinese food dimasak di Chinese kitchen dan banyak lagi dapur-dapur mancanegara lainnya. Dengan cheff yang tentunya juga dari negara asalnya. Supaya apa? Supaya menjaga orisinalitas rasa dari masakan tersebut. Keren kan?

Kitchen Tour Aerofood ACS
Intip dapur Aerofood ACS

Random Check and Portioning

Setelah saya melihat dapur yang super besar itu saya diajak ke bagian checking. Nah ini adalah bagian yang ngga kalah penting juga, masakan sudah matang itu dilakukan random check, apa ada rambut atau Foreign material lainnya. Pokoknya di cek supaya ngga ada benda-benda asing di dalem makanannya.

Setelah pengecekan, selanjutnya adalah portioning. Portioning itu apa sih? Portioning adalah proses pembagian makanan dalam wadah sesuai takaran/porsi. Nah teman-teman, portioning ini dilakukan ngga boleh lebih dari 45 menit dan suhunya ngga boleh lebih dari 5 drajat celcius. Kenapa ngga boleh lebih dari 5 drajat celcius dan harus kurang dari 45 menit? karena eh karena, bakteri itu multiple growth, maksudnya jika prosesnya terlalu lama dan suhunya tinggi bakteri yang timbul akan lebih banyak. And they called it “Danger Zone” That’s why kita ngga boleh lho nyimpen makanan berlama-lama.

Assembly Area

Di assembly area semua masakan yang tadi udah dibuat dikumpulin ditempat ini. Selain makanannya peralatan lainnya seperti sendok garpu dan teman-temannya juga dikumpulkan di assembly area ini yang nantinya bakal dimasukkan ke dalam  trolley tiap maskapai. Tapi sebelum di masukkan ke trolley, makanannya akan didinginkan dulu di chiller besar selama 4 jam trus langsung dikirim.

Loading Dock

Dimasak udah, dicek segala macemnya juga udah. Nah sekarang tinggal dikirim deh. Pengiriman ini memakai mobil khusus ya teman-teman, karena dilengkapi dengan pendingin suhu. Proses pengirimannya juga cepet kok, karena melewati jalur khusus yang tidak dilewati sama kendaraan pribadi.Kitchen Tour Aerofood ACS

Begitulah teman-teman, proses makanan yang kita makan saat pesawat dari awal sampe akhir. Wow ribet banget ya? Ya ngga lah bagi Aerofood ACS, 44 tahun gaess, bukan waktu yang sebentar, yang jelas secara sistem Aerofood ACS ini udah pasti mature banget, dan tentunya professional dibidang catering ini.

Bagi kamu yang mau info lebih lanjut tentang Aerofood ACS bisa menghubungi kontak di bawah ini ya..

Website: www.aerowisatafood.com

LinkedIn: www.linkedin.com/company/aerofoodacsindo

Instagram: @aerofoodacsindo

Cheers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *