Memiliki rumah impian tentunya adalah impian semua pasangan bagi yang akan menikah, baru menikah bahkan yang sudah lama menikah. Jauh sebelum menikah, saya sering menyimpan photo sebuah rumah beserta dengan interiornya, saya simpan sebagai referensi ketika nanti akan membeli rumah.

Saya suka dengan rumah minimalis modern, halamannya luas, penuh dengan tanaman dan bunga (meski saya tidak begitu rajin soal rawat merawat tanaman), meski terkesan modern tetap saja pada interior saya ingin sekali ada kesan vintage dan bohemian, seisi rumah haruslah terdapat sentuhan sinar matahari karena saya tidak terlalu suka rumah yang terlalu gelap, tentu saja sirkulasi udaranya mesti bagus, letaknya haruslah strategis dan yang terpenting baik akses maupun lingkungan sekitar rumah itu bebas banjir.

Namanya juga impian, walau setiap hari melihat papan iklan harga rumah teruslah meningkat, jangankan di pusat kota, harga rumah di pinggiran kota aja harganya juga lumayan. Hmmm…

pacaran sama suami

Memiliki Rumah Impian Bagi Pasangan Muda Yang Baru Menikah

Menjelang pernikahan tentunya ada banyak persiapan untuk menuju kehidupan baru yang dinantikan, setelah pasca menikah tentunya ada banyak kesepakan yang mulai dijalani dan dibuat bersama. Mulai dari soal keuangan, soal orang tua kedua belah pihak, soal tempat tinggal, soal komunikasi, pengurusan rumah hingga pekerjaan.

Karena menyatukan dua kepala tentunya tidak semudah yang dibayangkan meskipun kamu merasa telah mengenal dan mempunyai cinta hingga seumur hidup #cieelaahhh.

Ada banyak hal sebenarnya yang harus kami persiapkan untuk dapat memiliki rumah impian kami, selain keuangan tentu saja soal persiapan diri. Semenjak menikah benar-benar harus memaksa saya untuk menjadi lebih disiplin dalam soal keuangan, pekerjaan dan juga lebih giat dapat mencari penghasilan.

kolam renang aston simatupang

Hal pertama yang harus dilakukan tentu saja mengetahui penghasilan pasangan dan mengatur pengeluaran setiap bulannya, Sebelumnya saya juga pernah menulis mengenai mengatur keuangan keluarga bagi yang baru menikah. Singkatnya kamu dan pasangan harus mengetahui jumlah dan jenis pengeluaran, cicilan yang belum terselesaikan, asuransi, investasi dan lain-lainnya.

Dari perencanaan pengeluaran keuangan tersebut barulah bisa memetakan mengenai rencana pengeluaran selanjutnya seperti membeli rumah impian. Anggap sajalah saat ini kami sedang mempersiapkan untuk mengumpulkan dana membayar biaya DP rumah dengan melalui Kredit Pemilikan Rumah. Beserta perkiraan untuk membayar cicilan rumah setiap bulannya dalam jangka waktu sekitan tahun.

 

Baca Juga : Mengatur Keuangan Keluarga Bagi Pasangan Muda

Kedua, mencari penawaran rumah dengan cicilan yang sesuai. Sebenarnya saya dan suami menyukai tempat tinggal yang jauh dari kebisingan pusat kota, kami berdua pengin tinggal dengan tenang, alih-alih kepingin tinggal di Bandung menjadi berubah semenjak suami mengutarakan ingin sekali tinggal di daerah Tasikmalaya.

deluxe room hotel aston simatupang

Hanya saja aktifitas serta pekerjaan kami sekarang berada di Kota, hal tersebutlah yang membuat kami ingin sekali berubah membangun sebuah usaha hingga bisa mewujudkan impian tersebut.

Daerah tempat tinggal yang kami tempati sekarang sebenarnya dalam segi lokasi sangat strategis, meski akses jalannya tidak terlalu bagus karena dilalui oleh banyak truk, pembangunan jalan sana-sini. Tapi memang harganya jualnya juga tinggi, terkadang kami agak sedikit pesimis untuk bisa membeli rumah di daerah sana, tapi apa sih yang tidak mungkin.

Bahwa jaman sekarang memiliki rumah impian itu memang penuh peluh, keringat dan kerja keras tentunya untuk dapat melindungi rumah dari kejadian akibat FLEXAS (Fire, Lightning, Explosion, Impact of Aircraft, Smoke).

rumah impian happyone

HappyOne.id salah satu asuransi dari Astra dengan banyak pilihan asuransi salah satunya asuransi pelindungan rumah, ada dua jenis yang ditawarkan yaitu HappyHome Fit dan HappyHome Plus.

Selengkapnya mengenai HappHome untuk asuransi kebakaran dapat kamu lihat di website Happyone.id tata cara pengajuan juga cukup mudah, serta untuk dapat mencetak polis kamu juga dapat melakukannya langsung dari web tanpa harus repot-repot menunggu.

Baca Juga : Meninggalkan Rumah Saat Berlibur

 

rumah idaman

Selajutnya yang ketiga adalah Komitmen dengan pasanan, meski pernikahan itu adalah juga sebuah komitmen tapi dalam strategi serta pengaturan kehidupan rumah tangga jangan sampai kendor dan lolos soal komitmen dengan pasangan, karena dari sanalah dapat terwujudnya tujuan bersama. Yaa..salah satunya untuk membeli rumah impian.

Menyangkut keuangan memang agak sensitif ya, untuk itu mengatur serta menggunakannya memang harus bijak.

Meski masih dalam proses pengumpulan dana, semoga harapan kami memiliki rumah impian segera terwujud. Bagi saya tidak harus mewah, tidak harus mahal hingga milyaran rupiah, bagi saya rumah itu tetap adalah keluarga, orang-orang yang menempatinya nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *