Olahan makanan berbahan dasar roti dengan beraneka topping tentunya sudah sangat tidak asing. Khususnya kali ini gw akan membahas kuliner khas Italia dengan berbahan dasar roti dengan aneka rasa, apalagi kalau bukan pizza.

Seringkali kita menemukan berbagai macam resto pizza diberbagai penjuru daerah DKI Jakarta. Mulai dari restoran ternama hingga jajanan pinggir jalan. Pizza kini bisa dinikmati oleh siapa saja. Namun, kalian pernah bertanya-tanya gak sih, cerita pertama kali membawa dan bisa menghadirkan resto pizza authentic masuk ke Indonesia.

 

Menikmati Kelezatan Di Tiap Gigitan Papa Ron’s Pizza

Sepulang kuliah gw seringkali bermain ke daerah Jakarta Utara untuk melakukan riset demi tugas kuliah dan nilai bagus. Bermula dari situlah, kelompok kami yang gak hanya doyan jalan tapi juga suka sekali wisata kuliner. Hanya saja keinginan untuk menulis dan juga berphoto makanan belum sama sekali dilakukan.

Ingat betul setiap mampir ke daerah Kelapa Gading, resto yang khusus menyajikan pizza dengan aneka topping yang enak menjadi favourite kami menghabiskan akhir pekan. Sangat cocok dengan tagline mereka yaitu

“Memang Paling Enak”

Minggu lalu, untuk mengingat kembali masa-masa riset demi mengejar tugas. Gw bersama dengan teman blogger lainnya main ke Papa Ron’s Pizza yang berada di Pondok Pinang. Sampai saat ini Papa Ron’s Pizza telah memiliki sejumlah 25 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Pondok Pinang adalah Salah satu outlet yang dikelola oleh Papa Ron’s Pizza sendiri, selain itu outlet yang berada di Kelapa Gading dan Bekasi.

Selain berbuka puasa, kami semua juga diajak untuk melihat langsung ke-dapur Papa Ron’s Pizza Pondok Pinang yang berada di lantai 2. Bapak Noragraito selaku General Manager Papa Ron’s Pizza dengan ramah menjelaskan bagian dan proses dari pembuatan pizza yang kita nikmati saat berbuka.

Papa Ron’s Pizza memperhatikan dan selalu menjaga kualitasnya, itu sebabnya adonan dough pizza, setiap harinya dibuat secara fresh sebanyak 3 sampai 4 kali. Semua takaran pembuatan adonan sudah dibuat recipe formulanya dan dibungkus dengan rapi, tidak banyak orang yang mengetahui resep formula dough tersebut sekalipun yang membuat di dapur Papa Ron’s Pizza.

Beruntungnya kali ini tidak hanya bisa melihat langsung proses pembuatan pizza di dapurnya tetapi juga bertemu dengan founder dari Papa Ron’s Pizza yaitu Ron Mullers. Nah, jika diawal gw sempat bertanya apakah diantara kalian ada yang mengetahui bagaimana pertama kali membawa dan bisa menghadirkan resto pizza authentic masuk ke Indonesia. Ternyata Mr. Ron Mullers adalah salah satu orang yang berhasil membawa dan menghadirkan resto pizza authentic masuk ke-Indonesia.

 

Papa Ron’s Pizza Memang Paling Enak

Berada di dalam kawasan ruko Pondok Pinang Centre. Papa Ron’s Pizza dengan designnya yang modern dan ambiencenya yang cozy. Cocok untuk dijadikan tempat hangout seru atau gathering bersama dengan teman-teman.

Tentunya kumpul gak lengkap tanpa makanan donk. Yuk, saatnya mencicipi.

 

Pizza Chicken Terong Cabe Ijo

Menu pizza yang satu ini perpaduan antara Indonesian food dengan western. Gw suka underestimate dengan menu-menu modifikasi yang terdengar aneh. Tapi, tidak dengan menu pizza modifikasi yang satu ini. Perpaduan ayam dengan terong ungu, cabai hijau dan mozzarella ternyata dapat menghasilkan perpaduan yang pas dan enak di lidah.

Kalau kalian penggemar masakan Padang, cabai hijau pada pizza Chicken Terong Cabai Hijau ini terasa kental dan familiar rasanya dengan restoran padang. Enak dan bikin pengen nambah lagi, begitulah kira-kira ketika satu gigitan kelezatan Papa Ron’s Pizza. Menu yang satu ini akan segera launching, jadi jangan sampai ketinggalan untuk tidak mencobanya.

 

BBQ Meat Fiesta Pizza

Salah satu menu Pizza andalan dan paling favourite. Topping Beef Pepperoni, Smoked Beef, Ground Beef, Chuncky Chicken dengan BBQ Sauce dan tentunya keju mozzarella. Membuat pizza BBQ Meat Fiesta Pizza menjadi pizza yang mempunyai citarasa kaya dengan aneka daging didalamnya. Toppingnya berlimpah dan keju mozarellanya banyak. Satu saja gak akan pernah cukup.

 

Neptune Tuna Pizza

Sebagai salah satu orang yang picky eater, gw suka pilih-pilih makanan yang berbahan dasar tuna. Meski suka dengan ikan tuna. Tapi, tidak semua olahan dengan bahan dasar tuna bisa gw nikmati. Awalnya gak nyangka kalau Neptune Tuna Pizza ini akan seenak disetiap gigitannya, ditambah dengan saus sambal sebagai pelengkap yang pas sekali.

Cream Cheese Pizza

Semua topping pizza yang ada di Papa Ron’s Pizza sangat berlimpah dan gak pelit keju mozzarella. Sama halnya dengan sweet pizza satu ini, Cream Cheese Pizza.

Rasa gurih dan manis serta lumer menyatu ketika mulai menyantap Cream Cheese Pizza yang lebih cocok dinikmati sebagai dessert atau sebagai varian pizza lainnya. Karena pizza tidak melulu savoury. Perpaduan Cream Cheese, mozzarella dan juga cherry ternyata cocok dan gak bikin eneg. Ini adalah salah satu varian pizza favourite gw.

Jika kalian mengenal produk butter dengan merk Anchor dari Fonterra Indonesia. Semua produk olahan susu seperti mozzarella dan juga cream cheese yang digunakan oleh Papa Ron’s Pizza menggunakan brand tersebut, yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya.

Selain itu roti dari Papa Ron’s Pizza empuk, lembut dan gak gampang keras meski sudah tidak hangat lagi. Itulah sebabnya gw suka banget sama Papa Ron’s Pizza. Rotinya aja lembut dan enak.

Jangan lupa untuk follow dan terus lihat update-an dari Papa Ron’s Pizza pada instagramnya @paparonspizza_eatt karena akan ada banyak info promo seperti BOGO yaitu Buy One Get One pada hari kamis atau promo Beli 5 Pizza gratis 2 Pizza dan masih banyak lagi.

Selamat mencoba.

 

Papa Ron’s Pizza
Cab.Pondok Pinang
Pondok Pinang Centre Lantai Dasar
Jalan Ciputat Raya No. 46, Kebayoran Lama, RT.12/RW.5
Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan 12240
Telp. (021) 75912613

2 thoughts on “Menikmati Kelezatan Di Tiap Gigitan Papa Ron’s Pizza”

  1. Ya ampuuuun… jam segini pelototin pizza, jadi pengen pizza pas buka nanti 😀

    Btw, papa rons ini memang enak yah Mbak, saya langganan juga 🙂

  2. Ini salah satu outlet pizza yg saya suka. Rotinya ga terlalu tebal dan ga ketipisan juga. Dulu dekat dengan rumah mertua. Letaknya di Jl. Buncit Raya. Skrg sudah g ada. Sayangnya tidak banyak di Jakarta Selatan. Adanya di Ciputat. Jauuuh.. Hiks..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *